Mendalami Ilmu Ngrogoh Sukmo

Tidak sepenuhnya benar soal anggapan yang mengatakan ilmu ngrogoh sukmo hanya bisa dilakukan oleh mereka yang memiliki kesaktian tingkat tinggi.Siapapun bisa melakukannya,bahkan prosesnya pun semudah membalik telapak tangan. Bagaimana caranya ?

astral projection geteda Ngrogoh Sukmo.Fenomena spiritual tersebut sudah cukup lama dikenal masyarakat,terutama di pulau Jawa.Dengan memiliki kemampuan tersebut,seseorang bisa berpergian kemana saja tanpa harus menggunakan sarana tranportasi.Bukan hanya itu,proses perjalanan yang bersangkutan ke tempat tujuan sejauh apapun tujuannya tidak sampai memakan waktu lama.Beberapa wali dari anggota Majelis Wali Sanga,disebut-sebut memiliki kemampuan tersebut.Dengan kemampuannya itu,mereka bisa melaksanakan sholat jumat berjamaah di Tanah Suci Mekah. Yang nyaris tidak terjamah akal,bahwa proses perjalanan mereka dari Pulau Jawa ke Arab Saudi di tempuh dalam waktu yang super cepat.Saking cepatnya,Pulau Jawa ke Arab Saudi PP (Pergi-Pulang) tidak sampai memakan waktu sehari perjalanan.

Kesannya, memang sunguh fantastik. Tetapi banyak orang terlanjur mempercayainya sebagai sebuah kenyataan yang fenomenal. Karenanya, orang-orang yang memiliki kemampuan ngrogoh sukma,sering dianggap memiliki kesaktian setara wali atau kalau tidak begitu digolongkan ke dalam kelompok bukan orang-orang sembarangan.

Fenomena Ngrogoh Sukmo sendiri dewasa ini ternyata sudah cukup mendunia.Di dunia barat lebih dikenal dengan istilah Astral Projection (AP) atau Out of the Body Experience (OBE).Definisi AP atau OBE sendiri adalah peristiwa keluarnya “tubuh astral” dari “tubuh fisik”.

Di jelaskan oleh Mukayani,seorang pakar Metafisika Mind & Heart Power Miracle,bahwa tubuh manusia secara metafisis terdiri dari dua bagian.Bagian pertama disebut tubuh fisik atau raga.Orang Jawa biasa menyebutnya wadag.Sedang bagian lainnya yang disebut tubuh astral.Tubuh astral merupakan wadah dari kesadaran (consciousness) dan perasaan (feeling).Nah,dalam peristiwa ngrogoh sukmo,keluarnya tubuh astral dari tubuh fisik akan menyebabkan hilangnya kesadaran untuk sementara waktu.Ini karena berpindahnya sensasi dan perasaan ketubuh astral.

“Meski demikian,di saat keluarnya tubuh astral dari tubuh fisik itu,masih tetap berhubungan antara keduanya.Sebab antara tubuh astral dan tubuh fisik terdapat penghubung yang disebut tali astral,”urai Mukayani.

astral projection Menurut Mukayani atau biasa di panggil Mas Yani Geteda,sebenarnya hampir setiap orang memiliki potensi AP.Hanya saja tidak setiap orang menyadarinya.Fakta ini bisa dibuktikan dengan peristiwa pembiusan,operasi atau kecelakaan.Dalam dunia medis disebut autoskopo yakni sebuah peristiwa dimana tubuh astral bisa melihat tubuh fisiknya yang tergeletak tidak berdaya.Pengalaman tersebut bisa juga terjadi saat seseorang dalam kondisi sakit keras,bertapa,puasa,kelelahan,kurang tidur atau dibawah pengaruh obat-obatan tertentu.Dalam keadaan demikian,tiba-tiba tubuh astral menjadi kurang stabil hingga menyebabkan tubuh astral secara tidak sengaja terlepas dari tubuh fisik.Hasil sementara penelitian psikologis menegaskan akan hal itu.Ditambahkan oleh Mukayani,proyeksi astral bukanlah hal yang luar biasa.Sadar atau tidak sadar,bahkan hampir setiap orang pernah mengalaminya,meskipun kebanyakan di antara mereka tidak bisa mengingat dan menganggapnya sebagai mimpi belaka.

Lebih jauh di contohkan Mukayani,ketika di temui di kediamannya di panjenlor kota Blitar.Pada waktu tidur misalnya seringkali tanpa sengaja tubuh astral keluar dari tubuh fisik dan siap untuk melayang pergi.Namun tetap terikat oleh tali astral.Saat itu kesadaran beralih ke tubuh astral.Sesuai melakukan proyeksi,tubuh astral kembali menyatu dengan tubuh fisik dengan ditandai kembalinya kesadaran pada tubuh fisik.”Biasanya hal ini berlangsung dengan halus dan lancar,dia tetap tidur atau tidak sadar untuk sesaat,”ungkap Mukayani.

Fenomena geragapan,kaget dan bahkan berkunang-kunang,saat seseorang tiba-tiba terbangun dari tidurnya karena mendengar suara-suara atau terjadi guncangan hebat pada tubuh fisiknya,menurut Mukayani-itu sebenarnya adalah tersentaknya tali astral yang kaget atau terkagetkan.”Ini bisa membahayakan jiwa karena itu mengapa sampai ada saran jika membangunkan orang yang sedang tidur lelap,sebisa mungkin di upayakan agar yang bersangkutan tidak sampai terkejut,” ujar Mukayani,yang kemarin dengan tepat meramalkan kemenangan Soekarwo-Gus Ipul dalam Pilgub Jawa Timur 2013.

BERMACAM METODE

Ngrogoh Sukma bisa dilakukan oleh siapa saja.Setidaknya tidak harus mereka yang memiliki kesaktian setingkat wali.Siapapun bisa mempelajarinya.Sedikitnya terdapat 8 cara yang sudah cukup familier untuk dijadikan pedoman bagi mereka yang berhasrat melakukan perjalanan astral atau ngrogoh sukma.Delapan cara yang dimaksud itu meliputi visualisasi,self sugestion atau hipnotis,peregangan otot,mengalihkan pikiran,mengatur nafas,menarik sukma,tenaga metafisika dan tenaga dalam.Penjelasan atas berbagai metode tersebut antara lain sebagai berikut :

Visualisasi Dalam dunia kedokteran barat,cara ini lazim disebut Lucid Dreams atau mimpi yang terasa nyata.Caranya dengan membayangkan senyata-nyatanya,bahwa diri keluar dari tubuh.Bayangkan diri seperti ulat yang keluar dari kepompongnya.Bayangkan senyata mungkin dalam pikiran kita bahwa tubuh astral kita benar-benar berpisah dengan tubuh fisiknya.Kemudian juga bayangkan senyata mungkin suasana di sekitar kita seakan-akan kita betul-betul mempunyai tubuh halus yang sedang jalan-jalan atau travelling.

Self Sugestion atau hipnotis Cara ini dilakukan dengan mencoba untuk menyakinkan diri sendiri sekuat mungkin,kalau kita sedang melepas tubuh halus kita keluar dari tubuh fisik kita.Hal ini dilakukan dengan keinginan yang sangat kuat untuk memaksa tubuh melakukan pelepasan sukma.

Perenggangan otot Cara ini konon lazim dilakukan oleh pendeta-pendeta di Istana Pothala di Tibet.Mula-mula kita lakukan perenggangan otot secara bergantian pada tubuh.Pertama kita kejangkan berkali-kali mulai dari otot-otot tangan hingga otot-otot lengan,otot-otot badan (perut,dada,punggung) dan otot-otot kaki secara terus menerus dan bergiliran,kecuali kepala dan leher sambil kita membayangkan melepas sukma.Lebih bagus lagi jika diiringi dengan menyalurkan tenaga dalam kebagian yang dikejangkan.Peregangan ini sendiri dimaksudkan untuk memberikan rangsangan terhadap otak agar tetap sadar secara penuh ketika tubuh tertidur.

Mengalihkan Pikiran Cara ini dilakukan dengan mencoba untuk selalu mengalihkan pikiran kita,agar kita tetap sadar sepenuhnya dengan membiarkan tubuh kita tertidur.Setiap kali pikiran kita larut karena ngantuk,alihkan pikiran kita ke hal-hal yang tetap membuat kita sadar,misalnya dengan menggerakan jari-jari secara berulang ulang.

Mengatur Nafas Cara ini biasa dilakukan oleh fakir-fakir India dengan metode yoga kundalini-nya. Caranya dengan mengatur napas yaitu tarik,tahan dan hembus nafas dengan ritme hitungan tertentu. Contohnya : menarik napas dengan 9 hitungan,lalu tahan napas 9 hitungan,kemudian hembus napas 9 hitungan juga.Hal ini dilakukan secara berulang-ulang dan teratur,sambil membayangkan kita melepas sukma.Dapat juga dilakukan dengan menutup sebelah lubang hidung secara bergantian.

Menarik Sukma Cara ini dilakukan dengan jalan meminta bantuan teman yang sudah bisa AP.Caranya adalah si teman itu melepas sukma dulu,lalu dengan gelombang otaknya,si teman itu mempengaruhi gelombang otak kita supaya sama frekwensi gelombang otak kita dengan si teman itu.Caranya cukup dengan seakan-akan si teman itu sedang menarik tubuh halus kita keluar dari tubuh fisik kita.Tapi kita harus memastikan terlebih dahulu teman kita itu memang benar-benar sudah mampu melepas sukma.

Tenaga Metafisik Cara ini dilakukan dengan menggunakan tenaga metafisik.Jika tenaga metafisik kita cukup besar,maka cukup dengan mengaktifkan ilmu melepas sukma dan dilakukan dengan konsentrasi yang sekontrasi-konsentrasinya nanti dengan bantuan frekwensi energi tenaga metafisik tertentu bisa membentuk gelombang otak kita mencapai keadaan melepas sukma.

Tenaga Dalam Cara ini dilakukan dengan mengunakan tenaga dalam kita.Caranya adalah dengan menyalurkan tenaga dalam sebanyak banyaknya ke otak,lalu setelah otak terasa penuh dengan energi tenaga dalam,kemudian mengaktifkan seluruh kemampuan otak kita sekuat-kuatnya.Bila tenaga dalam kita cukup besar,nanti kita akan merasa bisa melihat,mendengar,membaui dan merasakan suasana sekitar kita,meskipun mata kita dalam keadaan tertutup.Bahkan,akan terasa jauh lebih jelas dari panca indra lahir.Lebih dari itu kita akan bisa juga merasakan pergerakan molekul tubuh seseorang.Bila kita sudah mencapai keadaan ini,jika ingin melakukan AP mudah,setidaknya hanya tinggal menggerakkan saja,tubuh halus kita sudah keluar tubuh.Cara melepas sukma dengan tenaga dalam ini merupakan cara yang paling bagus karena otak kita dapat bekerja secara maksimal.

MEDITASI DAN RELAKS

Semakin jelas saja,bahwa untuk bisa Ngrogoh Sukma atau Astral Projection,seseorang tidak perlu melakukan tirakat di tempat-tempat yang jauh dari keramain.Bahkan juga tidak perlu mantra-mantra khusus dan serangkaian laku spiritual tertentu.Siapapun,asal mau belajar dan berlatih dengan sunguh-sunguh untuk bisa melakukan perjalanan astral prosesnya bisa dibilang semudah membalik telapak tangan.Apa lagi dengan banyaknya lembaga pelatihan meditasi dan tenaga dalam yang belakangan ini seolah olah berlomba-lomba menjadikan AP sebagai salah satu produk unggulan pelatihan.

“Pengaruh dari ekspose media,yang memblowup AP besar besaran sebagai konsumsi pemberitaan plus lembaga-lembaga pelatihan yang mengiklankan AP di berbagai media,membuat orang banyak penasaran ingin bisa astral travelling,”tandas Mukayani

Siswa Mukayani sendiri,cukup banyak yang ingin bisa AP.Mereka terdiri dari para siswa dan mahasiswa,yang semula belajar meditasi semata-mata untuk kecerdasan dan aktivasi otak tengah.”Banyak di antara siswa saya yang penasaran,ingin ber astral travelling ria,”ujarnya sambil tertawa.

Lazimnya anak-anak muda yang rata-rata sedang mengalami masa puber,maka keinginan bisa AP pun untuk hal-hal yang beraroma percintaan.”Misalnya,ada yang tanya begini kepada saya,apakah dengan melakukan perjalanan astral bisa wakuncar,”ungkap Mukayani menirukan pertanyaan siswanya.

Lalu,apa jawabnya ? “Ya bisa saja,”demikian kata Mukayani,”Bukankah ketika tubuh astral keluar dari tubuh fisik,kesadaran,pikiran dan perasaan bersama tubuh astral ?”lanjutnya dengan nada tanya.

Pertanyaan tersebut,kemudian berlanjut begini,”Apakah yang dikunjungi,juga bisa berinteraksi dengan tubuh astral kita yang mengunjungi ?”Atas pertanyaan ini,jawaban Mukayani mengatakan bahwa sepanjang pengalamannya memang tidak terjadi interaksi secara langsung.

PRAKTIK

Yang jelas,kunci agar seseorang bisa dalam kondisi AP ini,yang pertama-tama adalah relaks.Sebab dengan relaks akan mudah sekali menghasilkan gelombang alfa.Dan dengan gelombang alfa ini,maka akan menyebabkan seseorang mengalami proses atau kondisi-kondisi tertentu. Seperti yang sering dipraktikan Mukayani ketika sedang ber AP ria,baik untuk dirinya sendiri atau saat melatih siswa-siswinya.Tahap pertama adalah niat AP.Niat ini harus dilakukan secara bersunguh-sunguh sebab kuatnya niat memiliki kontribusi yang cukup berarti terhadap keberhasilan yang di inginkan.Setelah niat,barulah mengambil posisi tidur terlentang,dalam kondisi serelaks-relaksnya dan dalam keadaan kesadaran terjaga penuh,untuk fokus memasuki kesadaran.”Selanjutnya,kita bisa mempergunakan obyek seperti warna tertentu,alam atau napas hingga kita,badan kita sampai tidak terasa,”jelasnya.

Dalam keadaan yang sampai pada tahap tidak terasa pun,harus tetap fokus hingga merasakan sensasi.Sensasi yang dimaksud seperti ada putaran yang membuat pusing secara tiba-tiba,suara-suara keramaian nyaris seperti pasar.”Ketika sudah mencapai tahap ini,tetap usahakan menikmati sensasi-sensasi tersebut secara mendalam,”imbuhnya.

Selanjutnya,visualisasi seperti itu pada tahap berikutnya seperti ada tembakan cahaya dari bawah,hingga mendorong tubuh astral lepas dari tubuh fisik secara perlahan-lahan naik ke atas,hinga pada ketinggian sekitar 3 meteran.”Setelah mencapai tahap ini,barulah diarahkan hendak dibawa ke mana tubuh astral kita berpergian,”katanya.”Jadi,ternyata gampang dan sederhana,kan untuk bisa ber AP ria,”imbuhnya.

PENELITIAN

Nama Robert Monroe dan Cicilia Green sudah cukup lekat dengan fenomena OBE.Berasal dari Virginia,AS-Robert Monroe lebih dikenal sebagai peneliti handal di bidang kesadaran manusia.Sedang Cicilia Green adalah peneliti dari Inggris.Dalam sebuah pernyataannya Cicilia Green mengatakan,bahwa OBE bisa dicapai dengan teknik Lucid Dream (metode memperdalam mimpi).Menurutnya,mimpi itu bisa diatur,sehingga orang mampu berimajinasi sampai bisa mengeluarkan roh dari tubuh manusia.Metode ini dipublikasikan pada tahun 1968,pada tahun tersebut Green menganalisa 400 soal out of body experience,selanjutnya dipublikasikan dalam bentuk taksonomi mengenai hal-hal yang berkaitan dengan kesadaran manusia.

Sementara itu,Robert Monroe yang dikenal sebagai seorang peneliti ahli ilmu tidur (Sleep Learning) pernah mengalami OBE sebanyak 9 kali dalam waktu 9 minggu.Dari pengalaman tersebut,Monroe mulai meneliti cara melepas jiwa.Dikisahkannya,pada tahun 1958 pada saat tidur mengalami fenomena yang luar biasa,dimana sebagian tubuh sulit bergerak,matanya seakan-akan melihat cahaya yang sangat terang.Hal tersebut terjadi berurut-turut selama 9 kali dalam 9 minggu.Dia mengganggap bahwa hal itu merupakan sensasi dari getaran sebuah kelumpuhan,sedang jiwa tidak bergerak namun arwahnya bisa merasakan.Pengalaman tersebut dibukukan dengan judul Journey of the Body pada tahun 1971.Dari buku tersebut,akhirnya muncul istilah Out of Body Experience atau OBE.Buku Journey out of the Body sendiri berisi tentang panduan untuk mencapai out of body experience.

Sumber : Majalah Kisah Nyata,Edisi 62,24 Agust s/d 06 Sept 2013

Artikel Lain

Training Teknik Meramal Secara Tepat

Prediksi Pilgub Jawa Timur 2013

Keajaiban Piramida

Klik kotak untuk menyebarkan info ini sebagai Amal baik Anda
Terima Kasih Atas Kunjungan Anda
Judul : Mendalami Ilmu Ngrogoh Sukmo
Ditulis Oleh : Mas Yani Geteda / Moh Mukayani
Semua artikel Geteda dilindungi oleh Undang-Undang Hak Cipta Kekayaan Intelektual - Jika mengutip sebagian atau keseluruhan harap berikan link yang menuju ke artikel Mendalami Ilmu Ngrogoh Sukmo ini atau cukup tulis sumbernya www.geteda.com - Terima kasih atas perhatian Anda dan Salam Hati Nurani