Penyembuhan Hipertensi atau Darah Tinggi


                                                                  HIPERTENSI
      Penyakit hipertensi ini merupakan penyakit yang muncul seiring dengan bertambahnya usia seseorang karena penderita hipertensi umumnya berusia 40 tahun ke atas. Gangguan ini lebih banyak menyerang kaum pria setengah baya dibandingkan dengan kaum perempuan. Namun pada rentang 55-64 tahun, jumlah penderita pria dan perempuan sama banyaknya. 
    Sering kali hipertensi disertai dengan stroke, meskipun stroke tidak harus memiliki penyakit darah tinggi atau hipertensi. Kecenderungan terjadi pada penyakit ini. 
Stroke timbul karena pecahnya pembuluh darah sehingga pasien mengalami kelumpuhan mulai dari bibir miring serta tangan dan kaki mengalami kelumpuhan.
     Selain factor-faktor yang tidak dapat dikontrol seperti umur dan jenis kelamin,ada beberapa factor penyebab yang dapat dikendalikan. Penyebab penyakit tersebut adalah stress, kegemukan, kebiasaan merokok, kurang olahraga dan kelainan kadar lemak dalam darah. Selain itu hipertensi juga dapat disebabkan oleh konsumsi makanan yang salah seperti terlalu banyak konsumsi gula atau garam berlebihan, terlalu banyak minum alcohol, kurang mengkonsumsi makanan berserat, terlalu banyak mengonsumsi makanan berlemak tinggi dan diet yang tidak seimbang.
     Umumnya penderita hipertensi tidak memiliki keluhan khusus, tetapi ada beberapa gejala umum seperti sakit kepala saat bangun tidur tapi kemudian menghilang sendiri setelah beberapa jam, rasa pegal dan tidak nyaman pada tengkuk, cepat capek dan tubuh lesu, impotent dan telinga berdenging. Selain itu gejala lainnya detak jantung terasa berdebar cepat, pandangan agak kabur, susah tidur, sakit pinggang dan mudah menjadi marah.
Pencegahan hipertensi/darah tinggi :
  1. Merubah gaya hidup dengan mengkonsumsi makanan yang bergizi seimbang, terutama buah dan sayuran kaya serat.
  2. Membatasi pemakaian garam, membatasi konsumsi daging kambing, durian, kopi dan minuman beralkohol.
  3. Mengurangi berat badan, istirahat cukup dan olahraga teratur.
  4. Minum jus penunjang kesembuhan seperti bawang putih, mengkudu, mentimun, seledri, jeruk, blimbing manis dan cincau. Mengkudu bisa diminum asalkan penderita tidak memiliki penyakit maag.
  5. Jika tekanan darah Anda normal, lakukan pengecekan pengukuran tekanan darah sedikitnya 2 tahun sekali. Jika dalam keadaan normal tinggi lakukan cek setahun sekali. Namun jika Anda sudah mengalami hipertensi stadium 1 lakukan pengecekan tiap 2 bulan sekali. Sementara itu pada stadium 2 sebaiknya pemeriksaan setiap sebulan sekali.
Penurunan darah tinggi dapat diatasi dengan tanaman obat yang berefek diuretic, anti andrenergik dan simpatikolitik. Tanaman obat sebaiknya juga dapat memperlancar peredaran darah. Tanaman obat yang berperan untuk mengatasi penyakit hipertensi adalah pegagan, sambung nyawa, tempuyung, murbei, blimbing wuluh, pule landak, daun dewa, krokot, apokad, sambiloto, komfrei, kunyit, tapak dara, temulak dan kunir putih.

Cara Pengobatan Herbal :

Bahan :
Daun sambiloto kering 7 lembar, daun dewa kering 7 lembar, temulawak 2 ruas,              daun pegagan kering 7 lembar dan air 3 gelas.
Cara Pembuatan :
Semua ramuan tersebut direbus dengan 3 gelas air hingga menjadi 1 gelas.
Cara Pemakaian :
 Ramuan diminum pada pagi dan sore hari. Pada sore hari ramuan dibuat yang baru. Penderita selama sakit sehabis makan juga disarankan memakan ½ suing bawang putih atau bawang putih yang sudah digoreng.
www.geteda.com
* Untuk Amal Anda,Sebar luaskan artikel ini siapa tahu bermanfaat bagi banyak orang *

Klik kotak untuk menyebarkan info ini sebagai Amal baik Anda
Terima Kasih Atas Kunjungan Anda
Judul : Penyembuhan Hipertensi atau Darah Tinggi
Ditulis Oleh : Mas Yani Geteda / Moh Mukayani
Semua artikel Geteda dilindungi oleh Undang-Undang Hak Cipta Kekayaan Intelektual - Jika mengutip sebagian atau keseluruhan harap berikan link yang menuju ke artikel Penyembuhan Hipertensi atau Darah Tinggi ini atau cukup tulis sumbernya www.geteda.com - Terima kasih atas perhatian Anda dan Salam Hati Nurani